|
Panitia penjaringan Calon Rektor USU masih belum dibentuk hingga awal Januari ini. Akibatnya, pemilihan rektor (Pilrek) akan terus tertunda Kendalanya masih tetap sama, belum keluarnya Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) tentang pengesahan anggota MWA USU yang telah terpilih sejak 28 Oktober lalu. “Kita tidak bisa bergerak kalau belum ada SK itu,” ujar Sutomo Kasiman, Ketua Senat Akademik (SA) USU (4/1).
Padahal, 28 Maret mendatang masa kepemimpinan Chairudin P. Lubis sebagai Rektor USU akan berakhir. Pilrek yang seharusnya sudah dilaksanakan Desember tahun lalu pun tidak jelas akan ditunda sampai kapan. Menurut Sutomo, pihak kementerian sebelumnya telah berjanji akan mengeluarkan SK pengesahan MWA sebelum tahun 2010, namun hingga saat ini, SK tersebut tak kunjung diterimanya. “Katanya tinggal teken saja, tapi karena menteri baru dioperasi, belum bisa,” terangnya. Tidak kunjung turunnya SK tersebut menuai kecaman dari berbagai pihak. Sebagaimana yang diungkapkan Humaizi, Pembantu Dekan I Fisip USU yang juga salah satu anggota SA. Menurutnya, surat yang berperan penting bagi kelangsungan suksesi rektor USU tersebut, mestinya bisa diproses dengan cepat. “Kalau memang ada yang salah, harusnya bisa cepat dikabari ke USU. Kalau tidak ada, kenapa mesti lama,” tutur Humaizi. Sutomo mengaku tidak akan ada masalah dalam proses pemilihan rektor walaupun panitia belum juga dibentuk. “Tidak ada masalah itu, walaupun agak terlambat,” ujar Sutomo. (Moyang Kasih Dewimerdeka) |