Mahasiswa Nilai Anggota Dewan Seperti 'Anak TK'
USU, suarausu-online.com — Mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat Merah Putih USU dalam aksinya Rabu (3/3) menilai anggota dewan seperti ‘anak TK’. Hal tersebut diungkapkan mahasiswa terkait ricuhnya sidang paripurna di DPR Senin lalu (1/3) akibat ketukan palu pimpinan sidang, Marzuki Ali dari Fraksi Partai Demokrat yang terkesan otoriter.
"Bukan malah menyelesaikan persoalan rakyat, ironisnya anggota dewan lebih memperjuangkan kepentingan partainya. Menyedihkan lagi, anggota DPR-RI tidak malu menunjukkan kekuatan otot ketimbang kekuatan otak. Apa ini tidak seperti anak-anak," Ujar Syaiful Arifin, ketua KAMMI komisariat Merah Putih USU.
Aksi awalnya berlangsung di jalan Dr. Mansyur, tepat di depan pintu I USU dengan membagikan bunga dengan tulisan Turut berduka cita atas matinya etika politik anggota dewan kepada para pengendara yang melintasi jalan tersebut. Kemudian aksi dilanjutkan di depan gedung DPRD Sumatera Utara.
Dalam pernyataan sikapnya, KAMMI menuntut beberapa hal seperti mendesak Badan Kehormatan Dewan mengusut dalang kerusuhan di DPR RI, melaksanakan semua rekomendasi pansus, menolak lobi politik serta menolak segala bentuk rekayasa politik di paripurna. (Eka Prasetya/Muslim Ramli)















